SEBUAH BLOG YANG MATI SURI

Assalamu'alaikum, iya aku tau sudah sangat lama aku tidak menulis di blog ini. Aku juga tidak akan memberi alasan apapun untuk ngeles, karena memang aku telah menjadi malas. Kupikir penulis manapun tidak akan menerima alasan apapun untuk seorang yang menyebut dirinya penulis tapi tidak menulis. Terlepas seamatiran apapun dirimu sebagai penulis.
Setelah kulihat lagi postingan terakhirku di blog ini, aku sempat kecewa dengan diriku sendiri sebagai pemilik blog, 30 Januari 2018 adalah yang terakhir aku memposting, artinya sudah 2 tahun. Jika ada yang mungkin tertanya-tanya apakah selama itu benar-benar berhenti menulis tentu jawabannya tidak. Aku masih menulis, entah kusimpan di draf pribadi atau nulis di sosial media lainnya seperti facebook atau instagram. Bahkan di pertengan tahun 2018 aku juga sempat terseleksi dalam lomba menulis cerpen yang kemudian aku membacanya diacara bergengsi di Singapura, yaitu Singapore Writers Festival. Nah, di akhir tahun 2019 ini aku menutuskan untuk menulis di blog ini lagi. Aku tidak janji untuk memposting terlalu sering tapi aku juga insyaAllah tidak akan membiarkan blog ini mati suri lagi. 
Ketika menulis ini di depan laptop aku menyadari sebuah sensasi yang berbeda dengan ketika aku menulis di sosial mediaku yang lain. Mungkin karena aku lebih dulu mengenal blogger sebelum facebook and instagram. Dan ketika itu, tepatnya sekitar 2007'an aku baru-baru terjun dalam bidang kepenulisan.  Aku jadi seperti merasakan reconnect with soul writing. Semoga ini pertanda baik untuk nasib blog ini ke depannya. Baca ; lebih rajin menulis di sini.

Mungkin segitu dulu ya, anggap saja ini sebagai tulisan comeback :)

Comments

Popular Posts