PANDEMIK COVID19

Assalamu'alaikum, semoga kalian dalam keadaan baik dan sehat ya. Dalam situasi pandemik covid19 seperti saat ini tentu kita semua harus extra waspada tetapi jangan sampai kesehatan mental kita terganggu karena terserang kepanikan dan stress yang berlebihan. Terapkan langkah-langkah yang telah di sarankan oleh para ahli kesehatan sebagai ikhtiar untuk menjaga diri dan orang-orang di sekitar kita supaya tidak terjangkiti. Dan tentunya kita juga harus tetap mengandalkan doa-doa kita kepada Allah semoga pandemik ini segera berakhir.
Banyak negara yang telahpun di lockdown sejak beberapa waktu yang lalu, termasuk Indonesia. Pemerintah menyarankan para warga untuk tetap tinggal dirumah, menerapkan sosial distansi, dan kebijakan-kebijakan lainnya dalam rangka untuk mencegah penularan lebih luas. Kendati demikian kita maklum dengan masih banyaknya warga yang harus tetap keluar rumah untuk memastikan keluarganya tidak kelaparan. Semoga Allah menjaga dan membukakan pintu rezeki seluas-luasnya bagi mereka para pejuang nafkah keluarga. Tidak lupa kita doakan juga untuk para pekerja medis yang berada di barisan terdepan dalam menghadapi pandemik ini. Dalam keadaan seperti ini kita tidak punya alasan yang bisa ditoleri untuk tidak saling mendoakan. 



Di Singapura kasus corona ini sudah terdeteksi sejak Januari lalu sebelum Indonesia. Negara kecil ini tidak di lockdown hanya saja tengah dilakukan circuit breaker. Banyak tempat yang masih dibuka dan banyak pula tempat yang ditutup.

Tempat-tempat yang masih dibuka diantaranya:

  • Layanan pemerinthan
  • Layanan bank dan asuransi
  • Layanan yang berhubungan dengan listrik, air, sampah dan lingkungan
  • Layanan telekomunikasi
  • Kantor pos
  • Taman umum (bagi pengunjung harus menerapkan sosial distansi)
  • Rumah sakit, klinik, apotek
  • Transportasi umum
  • Tempat potong rambut
  • Optik
  • Supermarket
  • Pasar
Tempat-tempat yang ditutup diantaranya:

  • Tempat-tempat atraksi
  • Bioskop
  • Kolam renang umum
  • Gym
  • Tempat-tempat beribadah
  • Perpustakaan
  • Sekolah-sekolah akan ditutup mulai 8 April 2020 (home-based learning)
  • Bazar Ramadhan yang diadakan setiap tahun juga tahun ini ditiadakan
Masih banyak tempat yang dibuka dan ditutup tapi aku tidak bisa nge-list semuanya disini hehe...
Itu hanya sebagai gambaran saja bagaimana keadaan di Singapura untuk saat ini pasca pandemik covid19, karena kebutulan aku sedang tinggal di Singapura untuk bekerja.

Stay home bagiku pribadi bukanlah masalah karena aku memang setiap harinya kerja di rumah. Hanya saja ketika libur aku dan teman-teman migran lainnya tidak bisa melakukan aktivitas sebagaimana biasanya. Sekolah-sekolah, tempat-tempat kursus, dan kegiatan-kegiatan migran semua di-lockdown. Tapi aku tetap memastikan hari liburku diisi dengan kegiatan yang InsyaAllah bermanfaat. Mengikuti kelas-kelas online yang tersedia, streaming kajian dari asatidz-asatidz kesayangan hafizahumullah, menulis, dan tetap nyisihin waktu untuk hobi misalnya gowes atau berjalan jarak jauh sekedar untuk menyegarkan badan dan pikiran.

Jujur saja aku merasa terkilan dengan pandemik ini karena semua rencana-rencana yang sudah kususun untuk tahun 2020 jadi kacau. Namun siapalah aku untuk memaksa kehendak-Nya? Sedangkan Allah bersabda:
"Dan segala musibah yang menimpa kalian adalah oleh perbuatan tangan kalian. Dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan kalian)" QS. Asy Syuuraa: 30
Sungguh kebanyakan dari kita terlalu arogan untuk mengakui hal itu. Mungkin dengan kejadian ini sebenarnya Allah ingin aku, kamu, dan kita semua untuk sadar dan mau memetik hikmah. Allah ingin kita kembali kepada-Nya melalui teguran ini.
Tidak pantas rasanya mempertanyakan (kenapa) kepada-Nya, atas kejadian demi kejadian yang menimpa kita sedang Allah telahpun memberi semua jawaban melalui ayat-ayat suci-Nya. Kita yang malas untuk mentadaburi. Kita yang terlalu acuh, sampai harus diuji dengan kejadian-kejadian dulu baru mau sadar. Iya kalau sadar, terkadang sudah terlalu banyak kejadianpun kita masih ndableg, hikz...

Semoga setelah ini aku, kamu, dan kita semua bisa lebih mawas diri juga lebih peka memahami hikmah. Apakah dengan ujian ini kita menjadi hamba yang lebih dekat dengan-Nya atau justru jauh dari-Nya? Tentunya aku berharap kita semua termasuk yang semakin dekat dengan-Nya, diberi kesabaran yang luas oleh Allah untuk mengahapi ujian-Nya dan lulus. Jaga diri ya semua, dan tolong kencengin doa-doanya.
InsyaAllah, until next time... Stay safe...



Comments

Post a Comment

Popular Posts