AMBIVERT PERSONALITY

Assalamu'alaikum, semoga kalian berada dalam keadaan kesehatan dan keimanan terbaik. Kalian pasti familiar kan dengan kata introvert dan juga extrovert?
Untuk yang belum tau, baiklah aku akan menjelaskan sedikit tentang keduanya.

Introvert adalah orang-orang yang termasuk dalam tipe kepribadian introversion, cenderung fokus kepada pikiran, perasaan, dan mood yang berasal dari dalam diri sendiri alias internal, dibandingkan dengan mencari stimulasi yang berasal dari luar. Beberapa contoh perilakunya adalah mereka lebih suka sendiri dan tidak suka bersosialisasi. Kalau berada dalam keramaian biasanya akan mudah stress. Tapi jangan disalah artikan dengan sifat pemalu ya guys, karena pemalu dan introvert itu dua sifat yang berbeda. Katanya orang introvert juga mudah beresiko mengalami depresi.

Extrovert adalah kebalikan dari introvert. Mereka lebih suka tempat yang rame dan interaktif. Melakukan hal-hal seru bersama teman-temannya. Lebih mendominasi suatu perbincangan, gampang kerjasama dengan orang lain dan sangat komunikatif. Kalau sedang sendiri biasanya akan merasa mudah jenuh karena mereka sangat suka bergaul. Selalu antusias dan percaya diri.

Pernah nggak sih merasa aneh dengan personaliti teman yang kadang on kadang off?
Nah itulah seorang ambivert.

Ambivert adalah kombinasi dari keduanya, introvert dan juga extrovert. Kadang mereka suka bersosialisasi, tapi kadang juga sangat suka menyendiri. Kadang salah satunya mendominasi tapi kadang juga mengimbangi. Orang-orang ambivert biasanya bisa menyesuaikan diri. Ada hari-hari dimana ambivert ingin bersosialisasi, ngumpul denga teman-teman dan melakukan sesuatu yang seru, ada juga hari-hari dimana ambivet gerah kalau terlalu banyak orang disekelilingnya, tidak terlalu menyukai kebisingan. Tidak terlalu diam tetapi juga tidak terlalu antusias untuk bergaul. Mood nya juga  kadang swing. Masalah ambivert yang selalu membuat orang disekelilingnya bingung adalah ketika si ambivert sedang menjadi extrovert tetapi tiba-tiba berubah menjadi introvert secara mendadak. Jadi kalau kalian punya teman yang demikian harap maklum ya guys, soalnya kalau dipaksa mereka bisa stress. Dan kelebihan ambivert adalah, mereka bisa meyerap dan belajar dari dua kepribadian yaitu introvert dan extrovert. Katanya sih mareka jadi lebih memahami sekelilingnya. Hanya saja orang-orang sekelilingnya yang bingung akan si ambivert :D

Pasti kalian penasaran kan kenapa aku memberi judulnya tentang ambivert?
Jawabannya ya karena aku ambivert :D
Awalnya kukira personalitiku lebih ke introvert guys, tapi ketika aku merasa terkadang ada masa-masanya juga aku mudah bergaul, aku jadi mikir. Nah, jujur saja baru setahun yang lalu aku belajar vocabulary baru yaitu ambivert. I was like, wait a minute, is that me? hahaha


Aku perlahan mulai belajar tentang personalitiku dan bagaimana menyikapinya. Dulu aku pernah mengalami stress yang berlebihan sampai hampir ke tahap anxiety. Karena awalnya aku tidak mengetahui bahwa aku ambivert, jadi aku tidak tau harus menyikapinya bagaimana. Itulah mengapa penting sekali kita mengetahui personaliti kita pribadi, karena kita jugalah yang bertanggung jawab penuh atas diri kita sendiri. 

Jadi kalau kalian temui aku dalam keadaan yang tiba-tiba jadi pendiam setelah keantusiasan jangan kaget ya :D
Sekian dulu deh bahasan kali ini. Until next time!

Comments

Post a Comment

Popular Posts